Posted by : Unknown Jumat, 04 Januari 2013


Banjir merupakan peristiwa dimana daratan terendam  oleh air. Karena curah hujan yang sangat tinggi dan daerah resapan air yang sangat sedikit jadi air bisa meluap. Hujan terjadi karena angin musim barat daya dimana angin tersebut bertiup antara bulan Oktober sampai April sehingga terjadinya banjir sering terjadi pada akhir tahun dan awal tahun.
Di negara Indonesia terjadinya banjir itu sudah menjadi hal biasa apalagi di daerah DKI Jakarta, mungkin bisa dikatakan banjir sudah menjadi sahabat Jakarta. Banjir terjadi karena curah hujan yang sangat tinggi. Banjir juga biasa terjadi karena ulah manusia atau karena alam.
Banjir bisa karena ulah manusia, karena banyak manusia yang tidak memperhatikan di wilayah sekitar seperti banyaknya saluran air yang mampat tersumbat sampah. Sedangkan banjir karena alam, yaitu disebabkan curah hujan yang sangat tinggi.





Penyebab terjadinya banjir :

·         Penebangan hutan secara liar
Sekarang ini banyak yang menebang hutan secara liar tanpa memikirkan dampak bagi penebangan tersebut, karena tergiur dengan harga kayu yang mahal.
·         Banyaknya yang membuang sampah sembarangan sehingga banyak saluran air tersumbat
Masyarakat kurang sekali kesadaran tentang membuang sampah pada tempatnya padahal larangan membuang sampah sering diperlihatkan dimana-mana. Membuang sampah pada tempatnya itu bisa membuat daerah disekitar menjadi indah dan dan dapat mengurangi adanya masalah banjir.
·         Sedikit adanya daerah resapan air
Di negara kita ini Indonesia sudah sangat sedikit sekali tentang daerah untuk meresapnya air, karena pembangunan perumahan atau pembangunan bangunan  besar yang menggunakan banyak lahan untuk resapan air, sehingga resapan air terus berkurang dan mungkin tinggal sedikit.
·         Kurangnya kesadaran masayarakat tentang adanya reboisasi
Reboisasi adalah kegiatan menanam kembali hutan yang telah gundul, kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat bagus karena kita bisa mengembalikan hutan yang sudah gundul menjadi lebat. Sehingga bisa menaggulangi adanya banjir.

Akibat terjadinya banjir :

·         Banjir bisa memutuskan jalur transportasi
karena banjir tersebut yang menggenangi jalan raya jadi jalur transportasi pun terhambat, mengakibatkan kemacetan.
·         Banjir memperhambat aktivitas sehari-hari
Aktivitas menjadi susah dijalani bila terjadi banjir jadi orang-orang mengurusi rumah atau peralatan yang hanyut karena banjir.
·         Banjir dapat merusak sarana dan prasarana
Sarana prasarana umum bisa rusak karena adanya banjir. Sarana prasaran umum biasanya tidak tahan bila terkena air yang terlalu banyak, jadi bila terjadi banjir sarana dan prasarana bisa rusak.
·         Banjir dapat menghilangkan peralatan dan perlengkapan kita
Peralatan dan perlengkapan bisa hilang jika hanyut terkena banjir, dan kita tidak menyadari barang-barang yang hilang.
·         Banjir bisa merendam rumah-rumah
Jika hujan yang sangat tinggi bisa mengakibatkan banjir yang tinggi sehingga bisa merendam rumah-rumah dan dapat merusak rumah-rumah tersebut.
·         Banjir bisa menyebabkan terjadinya longsor
Diwilayah yang rawan longsor bisa terjadi longsor lagi bila terjadi banjir di wilayah tersebut. Longsor merupakan bencana alam yang dapat merugikan juga.
·         Banyak sawah yang gagal panen
Di Indonesia ini apalagi didaerah-daerah kecil, mereka memanfaatkannnya dengan bertani, tetapi jika terjadinya banjir banyak sawah yang terendam sehingga sawahnya gagal panen, dan dapt merusak ekonomi daerah tersebut.
·         Bisa menimbulkan berbagai macam penyakit
Banyak sekali penyakit yang ditimbulkan karena terjadi adanya banjir seperti diare, dan penyakit kulit. Padahal penyakit kulit tersebut diakibatkan oleh manusia itu sendiri, karena sering membuang sampah sembarangan, sering membuang hewan mati di jalan, contohnya tikus mati, atau hewan lainnya.
·         Bisa mencemari lingkungan
Jika terjadi banjir, lingkungan menjadi tercemar karena banyak sampah-sampah yang hanyut.

Banjir merupakan masalah sosial yang sering terjadi akhir-akhir ini, karena banjir ini banyak mengalami kerugian bagi masyarakat, padahal sudah banyak upaya yang dilakukan Gubernur-gubernur untuk menanggulangi banjir, contohnya di DKI Jakarta. Gubernur sudah membuat adanya BKT (Banjir Kanal Timur), tetapi tetap saja terjadi adanya banjir.

Upaya menanggulangi Banjir :

·         Memanfaatkan sungai dan selokan sebagai mana mestinya, tidak membuang sampah ke bantaran sungai atau membuang sampah ke selokan. Dan harus sering membersihkan sungai-sungai, dan selokan yang tersumbat sampah.
·         Diadakan reboisasi, dengan diadakan reboisasi memungkinkan bisa mengurangi banjir.
·         Memperbanyak daerah resapan air, sehingga dapat mengurangi terjadinya banjir.
·         Membuat bendungan penahan banjir.
·         Meningkatkan kapasitas drainase, yaitu dengan melarangnya pembangunan rumah tinggal di sekitar bantaran sungai, lalu menanami pohon pohon di sekitar sungai.
·         Meningkatkan kesadaran masyarakat.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © dmsyudis -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -